Apa Itu Logam Mulia

Logam Mulia – Semacam menyuarakan sebutan logam mulia, emas ialah ialah salah satu sebutan yang terlintas di bayangan kita. Sedangkan logam mulia, tidak hanya emas. Di ilmu kimia, sebutan tersebut digunakan untuk menyebut logam yang tahan terhadap oksidasi serta korosi. Malah menurut anggapan seorang ahli, logam ini ialah tipe logam tahan banting, tak berkarat, langka, tak gampang lapuk, apalagi robek.

Janis Logam Mulia

Tapi secara lazim, logam tersebut ialah bagian tipe logam yang memiliki nilai mahal disebabkan produksinya terbatas di alam, mempunyai warna yang baik, dan bersifat lunak (bisa dibentuk). Mengamati pengertian yang telah disebutkan, tentu saja emas bisa digolongankan sebagai tipe logam mulia yang bernilai tersebut.

Sedangkan sebenarnya selain emas, tidak sedikit tipe logam mulia selain yang masuk atau bisa digolongankan sebagai logam mulia, di antaranya:

Perak

Sebelum mata pembayaran ada, perak serta emas ialah salah satu alat jual beli yang kerap digunakan. Malah sampai dikala ini, masih ada sebagian negaran yang menerapkan perak sebagai nilai dasar mata uangnya. Sedangkan tren perak masih tertinggal dengan emas, tetapi harga logam mulia menawan ini terlihat naik.

Jadi jangan terpesona jika ada beberapa keluarga yang memilih untuk berinvestasi dalam format perak. Karena menurut data, harga perak di tahun 2019 kurang lebih 7 juta perkg, atau Rp7.000 per gramnya. Harga tersebut pasti saja akan mengalami kenaikan jika perak telah dibentuk menjadi sebuah perhiasan emas menawan substitusi emas.

Palladium

Kecuali emas serta perak, palladium juga kerap dihasilkan bahan untuk membuat cincin hadiah atau pertunangan. Malah lazimnya, logam mulia ini ialah salah satu bahan campuran yang digunakan untuk membuat perhiasan emas putih, sebab perpaduan emas dan palladium akan membuat perhiasan gampang disusun.

Oleh sebab itu mengapa palladium bisa digolongankan sebagai logam berharga bersama emas serta perak. Layak halnya logam mulia lain, harga palladium benar terus stabil dan tinggi di pasaran. Per gramnya dihargai kurang lebih Rp 237.000 Lebih dari Rp350.000. Jadi jika bicara investasi, tentu saja membeli palladium ialah alternatif yang pas.

Platina

Ada logam berharga lainnya, platina termasuk yang punya sifat hampir mirip dengan paladium. Akan tetapi, platina lebih berkilau dan mengkilap. Kalo harga, platina termasuk yang kerap mengalami kenaikan dan turun. Sedangkan begitu, harga logam mulai ini lebih stabil beberapa tahun belakangan.

Tapi bicara investasi, tren platina tak semulus logam mulia lain, terlebih lagi emas. Mungkin karena harga ditoko lebih naik turun maka dari itu banyak orang yang lebih memilih perak karena kualitasnya. Sedangkan begitu, platina seringkali digunakan seperti bahan pembuat perhiasan. Karena warna putih platina lebih tahan lama dan menghasilkan kilau yang berlainan dibandingkan perak ataupun paladium.

Rhodium

Ragam logam mulia ini pertama di lihat oleh William Hyde Wollaston, seorang ahli kimia di inggris. Rhodium ditemukan dari teladan biji platinum yang Willian bisa dari Amerika Selatan. Sesudah mengekstrak senyawa platinum dan paladiumnya, muncul senyawa tesebut bisa berubah menjadi logam dikala bersentuhan dengan gas hidrogen ialah rhodium.

Sedangkan bukan bahan pembentukan perhiasan yang populer, tetapi harga logam ini lumayan mahal karena tak banyak tempat yang mempunyai kandungan cikal bakal rhodium. Rhodium adalah kerap digunakan sebagai bahan pekerjaan cermin, lampu sorot, hingga turbin pesawat karena sifatnya yang tahan karat, kapabel memancarkan kilau, dan merefleksikan benda di depannya.

Sumber https://emasmurah.id/logam-mulia/